Tampilkan postingan dengan label bisnis katering. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis katering. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 September 2009

Manajemen Pengelolaan Katering

Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus dipersiapkan adalah mental Anda. Karena untuk menghalang berbagai hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan memadamkan perang batin antara berkeinginan dan keraguan adalah langkah pertama yang harus diatasi.

Setelah langkah mengatasi beban mental, kini menyangkut masalah operasional. Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan rapi. Mulai menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Misalnya untuk usaha
catering box, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan--syukur-syukur bila Anda pandai memasak, dan lebih baik lagi bila Anda adalah seorang ahli memasak. Untuk menjadi pengusaha katering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak, Anda bisa melakukan prekrutan.


Persiapan lainnya adalah tersedianya sarana dan prasarana. Pengertian tersedianya bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa. Kalau harus menunggu sampai perlengkapan dimiliki dulu, sampai kapan harus memulai usaha, kecuali memang tersedia dana yang cukup untuk investasi ke bisnis katering untuk jangka panjang.


Kemudian adalah kemungkinan penggunaan modal kerja. Jika Anda mampu membangun relasi luas, kebutuhan modal kerja bisa tidak terlalu menyerap dana secara keseluruhan. Kebutuhan pembelian bahan baku misalnya, apabila sudah mempunyai langganan dan pemasok tetap, bisa diharapkan dapat dirundingkan cara-cara pembayaran secara mundur. Untuk menanggulangi pembelian tunai, bisa diharapkan dana dari uang muka pemesanan. Kekurangan peralatan bisa disewa dengan pembayaran di belakang, hanya cukup menyelesaikan uang mukanya saja. Untuk seterusnya, kekurangan dana yang tidak mungkin bisa mengundurkannya, bagaimanapun juga harus tetap disediakan. Untuk mengetahui kebutuhan dan kekurangan dana secara tepat, maka harus disusun aliran dana (cash flow) yang rapi dan rasional, bertolak pada harga pasar. Kekurangan dana mungkin perlu menjual harta kekayaan lainnya atau mencari pinjaman ke bank. Namun untuk melakukan langkah-langkah yang beresiko tinggi, hendaknya harus hati-hati dalam perhitungan dan menanamkan sikap disiplin ketat dalam tiap membelanjakan keuangan perusahana yang masih mengandung kerawanan terhadap kerugian.


Selanjutnya adalah masalah pemasaran, yang merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila telah pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan, kegiatan produksi perusahaan katering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi. Misalnya menjelang lebaran, Anda bisa menyediakan
paket lebaran murah, maupun bentuk pemasaran lainnya. Dan yang penting lainnya adalah menu, pilihlah menu yang menarik. Menampilkan menu kambing aqiqah dan nuansa lain bisa menjadi alternatif.


Hal lain yang harus diperhatikan adalah lokasi bisnis Anda. Perusahaan katering, mengingat sifat pekerjaannya adalah memburu pasar dimanapun juga, maka lokasi bisnis memang tidak harus mempertimbangkan yang strategis, hanya saja perlu diperhatikan jangan sampai menganggu tetangga. Usaha katering dapat dioperasikan di mana saja, sementara dapat memanfaatkan ruangan dari bagian rumah pribadi Anda. Tetapi untuk dapur, ***sahakan paling tidak ada jalan yang dapat dilewati mobil. Sebab kalau usaha berkembang, kendaraan inilah yang akan merupakan alternatif pengangkutan.


www.perencanakeuangan.com


Dukung kampanye
stop dreaming start action

Kamis, 10 September 2009

Cara Mulai Bisnis Katering Yang Tepat

Betapapun kecilnya usaha katering yang dilakukan, bisnis tersebut harus dilakoni secara serius. Artinya bisnis tersebut harus dotempatkan sebagai usaha yang tidak main-main dan tanganilah dengan cara yang profesional pula.

Banyak hal yang bisa dilakukan dapat untuk memajukan bisnis ini. Pada dasarnya setiap usaha katering sudah memiliki tips-tips yang pada umumnya sama. Seperti cara memasarkan, penetapan harga, menu atau pelayanan.

Untuk lebih detailnya, berikut dijelaskan lebih rinci tips-tips yang dapat dilakukan oleh mereka yang membuka usaha katering.

1. Pemasaran

Tentukan pasar atau menjemput bola. Tidak ada salahnya membuat brosur sebagai langkah promosi selain upaya dari mulut ke mulut. Sekarang era-nya internet, di mana-mana orang menggunakan internet. Tidak ada salahnya menyarankan rekan-rekan mereka untuk mem-forward iklan katering ke rekan-rekan yang lainnya.

2. Harga

Biasanya pelanggan akan lebih memilih usaha katering yang menetapkan harga bersaing. "Kalau katering itu menerima pesanan dari ibu-ibu yang tinggal di kompleks perumahan, biasanya sedikit lebih cerewet dibandingkan dengan pelanggan dari kantoran. Agar lebih mudah menarik pelanggan, tetapkan harga Catering Murah tidak melampaui harga standar satu porsi makanan di kawasan sekitarnya.

3. Menu

Menu bisa memabuat pelanggan tidak pindah katering adalah pilihan menu. Orang kantoran yang langganan katering cenderung tidak terlalu rewel dalam masalah menu. Berbeda dengan pelanggan dari kalangan ibu-ibu. Mereka biasanya lebih teliti terhadap jenis makanan, menu, dan kebersihannya." Gantilah menu makanan sesering mungkin untuk menghindari kebosanan dari para pelanggan. Jangan sampai hasil pengolahan dan Peralatan Makan mengecewakan pelanggan.

4. Rasa

Orang akan segan untuk berpindah katering jika lidahnya sudah cocok dengan katering langganannya. Ada baiknya juga, setiap memasarkan usaha kateringnya disertai dengan menu yang tersedia saat itu untuk lebih menarik minat pelanggan. Apabila menu masakan anda di sukai pelanggan, berarti untuk di kemudian waktu pilih Toko Makanan temapt anda biasa membeli bahan belanjaan. Selain udah cocok dengan rasa masakan juga mendapatkan harga yang murah.

5. Pelayanan

Hal ini juga sangat penting untuk terus memperpanjang umur usaha dan mempertahankan para pelanggan agar tidak lari ke katering lain. Menyeriusi bisnis katering tidak akan rugi jika memerhatikan banyak hal. Misalnya saja katering rumahan yang melayani katering melalui telepon, usahakan yang menjawab teleponnya jangan anak kecil. Jadikan katering ini sebagai usaha serius dan profesional. *

Kompas.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang