Tampilkan postingan dengan label design rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label design rumah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 September 2009

Tips Desain Rumah Kecil Minimalis





Kita bahas kali ini desain rumah minimalis berikut tips dalam merancang desain rumah minimalis

Mempunyai desain rumah minimalis, ataupun minimalis (design art / design interior) modern rupanya untuk sebagian orang masih digandrungi. Pengembang apartemen maupun rumah hunian masih menawarkan tipe design minimalis dalam tahun ini maupun tahun mendatang.Anda, yang menjatuhkan pilihan pada design rumah minimalis, sebaiknya memperhatikan interior desain yang cocok dengan rumah minimalis juga. Ada 8 saran mengenai desain interior / interior designer minimalis yang sebaiknya anda perhatikan ketika mulai mengisi rumah minimalis anda.
Satu, perhatikan bentuk asesoris ruang yang uncluttered (bersih, tegas, tanpa profil, bentuk geometris yang minimal). Ingatlah bahwa desain interior minimalis (design art, design interior) prinsipnya adalah pas, perfect, tidak berlebihan.
Dua, korden/penutup jendela gunakan roller type, basic blinds (vertical atau horizontal).
Tiga, kalau anda mau memasang karpet atau chinese lampion gunakan karpet dengan warna solid tanpa motif.
Empat, selalu upayakan permukaan meja, permukaan credensa atau cabinet dalam keaadaan bersih dan kosong. Letakkan buku dan barang-barang lain dalam laci(mintalah bantuan interior designer). Asesoris yang ideal adalah vas bunga dari gelas artistik, piring simple berisi buah dan/atau tempat lilin.
Lima: gunakan satu warna yang simple (plain) untuk bantal sofa.
Keenam: cover bed, sprei dan sarung bantal gunakan corak yang simple. Kombinasi warna batasi pada dua warna tanpa motif.
Tujuh: gantunglah lukisan dengan komposisi dan frame yang simple, tanpa profil atau ukiran. Jangan terlalu banyak lukisan, pilih yang besar dari koleksi anda. Gambar di bawah adalah contoh interior apartement suites desain minimalis ruang tidur.
Delapan: cat tembok pilihlah warna pastel/pucat yang netral seperti abu-abu, beige atau krem.

Menarik juga tips desain rumah minimalis diatas, sekarang anda bisa pilih interior rumah minimalis yang pas cocok





http://warnadunia.com

Selasa, 15 September 2009

Model Desain Rumah Minimalis



Desain rumah akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat cepat. Kita bisa mendapati berbagai jenis desain rumah yang berkembang di masyarakat dewasa ini, antara lain desain rumah minimalis, modern, mediterania, klasik dan sebagainya. Hal ini merupakan keharusan sesuai perkembangan jaman, kita semakin menyadari bahwa peran desain dan arsitek sangat berpengaruh bagi keindahan desain rumah kita.

desain rumah
bergaya minimalis adalah yang perkembangannya sangat pesat akhir-akhir ini. Kami mendapati banyak orang menghendaki menggunakan desain gaya minimalis untuk mengikuti mode. Biasanya kalangan yang tertarik untuk menggunakan gaya desain minimalis adalah dari mereka yang masih berjiwa muda. Para eksekutif muda menyukai desain bergaya minimalis, karena gaya yang ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern mereka.

Sebenarnya, desain gaya minimalis bukanlah sebuah gaya arsitektur saja, namun dibalik itu, gaya ini memiliki jawaban atas tantangan jaman yaitu mendapatkan 'hasil maksimal dari sesuatu yang minimal'. Bisa jadi ini merupakan dana pembangunan yang minim, atau gaya hidup yang diminimalkan seperti halnya baju jepang yang minimalis tapi keren. Seringkali gaya ini dipakai karena keterbatasan dana, namun menjadi sangat menarik karena dengan keterbatasan ini kita masih dapat mengikuti mode trend arsitektur terkini.

Simak saja, tampilan dari rumah dengan desain 3d visualizer tanpa ornamen berlebihan, memakai bahan-bahan material yang diekspos sehingga terkesan jujur dalam penampilannya, tidak berlebihan. Bila dicari ibaratnya, seperti seorang eksekutif muda yang hendak pergi ke kantor, dengan pakaian elegan yang tidak berlebihan, bersih dan praktis. Namun karena hal ini merupakan mode, maka kita masih merasa 'memiliki bagian' dari mode yang sedang berkembang saat ini. Bagi banyak orang, hal ini sangat menyenangkan.

Gaya desain rumah minimalis pada intinya merupakan suatu jawaban atas keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalisme sebagai protes atas keadaan masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam dengan mengeksploitasi habis-habisan sumber daya alam untuk hal-hal yang tidak perlu dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan minimalisme ini merupakan gerakan 'back to basic' atau kembali kepada kesederhanaan, konon gerakan ini timbul di amerika yang merupakan suatu hal yang dapat dianggap positif dari suatu gerakan jaman modern.

Dukung kampanye stop dreaming start action

http://design-rumah-ku.blogspot.com

Jumat, 04 September 2009

Desain Rumah Untuk Si Anak



Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk membuat rumah kita aman bagi anak-anak.

1. Amankan dari listrik
Banyak sekali kasus anak-anak yang terluka atau bahkan meninggal karena tersengat listrik. Oleh sebab itu jika memungkinkan gunakan stop kontak listrik yang bertutup. Alternatif lainnya, anda juga dapat menutup stop kontak yang tidak digunakan dengan bahan karton, mintalah kontraktor bangunan membuat yang aman. Bagi yang menggunakan perpanjangan kabel, sebaiknya posisi sambungan kabel-kabel diletakkandi kontraktor bangunan rumah) di bagian yang tidak mudah dijangkau oleh anak-anak. Misalnya dibagian belakang lemari.

2. Amankan dari panas dan api
Sebisa mungkin jauhkan anak-anak dari area dapur yang sedang di bangun oleh kontraktor bangunan. Jika anda memiliki bayi dan harus meninggalkannya untuk memasak, letakkan anak di kursi bayi dengan posisi yang mudah dilihat. Bila anak anda berusia 2-5 tahun, berikan mainan yang menenangkan seperti krayon dan kertas untuk menggambar. Dengan demikian anda memiliki waktu 15-30 menit untuk memasak.

3. Keamanan di kamar mandi.
Saat anak-anak mandi, usahakan agar pintu selalu terbuka dan kontraktor bangunan rumah harus aman. Beberapa anak senang bermain dengan kunci yang menyebabkan mereka terkunci di kamar mandi. Bila anak anda berendam di bak maupun di ember, jangan mengisi air terlalu penuh. Banyak kasus anak-anak tenggelam saat mandi. Untuk anak-anak dibawah 3 thn, selalu sertai mereka didalam kamar mandi.

4. Usahakan agar pintu rumah selalu tertutup saat siang hari, mengingat anak-anak dengan sangat mudah berlari keluar sendiri.

5. Jika anda menggunakan teralis jendela(carilah bantuan dari
jasa kontraktor bangunan), usahakan agar ada satu jendela yang dapat dibuka dan ditutup. Sehingga bila terjadi kebakaran, seluruh keluarga tahu harus keluar dari jendela tersebut.

6. Jika memungkinkan gunakan alat-alat pengaman pada pintu, jendela, serta lemari agar anak-anak tidak terjepit saat membuka dan menutupnya.

7. Jauhkan semua hiasan gantungan dari jangkauan anak-anak, hubungilah
jasa kontraktor bangunan. Terutama, jangan meletakkan hiasan gantungan diatas tempat tidur bayi dimana anak-anak akan berusaha menjangkaunya. Ini juga berlaku dengan barang-barang di lemari. Jangan biarkan ada benda-benda tergantung yang dapat menarik perhatian anak-anak

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang


http://benerinrumah.wordpress.com

Selasa, 01 September 2009

Memilih dan Mengenal Design Architect

Memiliki rumah yang bagus dan sesuai selera serta gaya hidup, tentulah dambaan semua orang. Hal seperti itu belum tentu bisa diwujudkan apabila kita membeli rumah jadi. Sebab membeli rumah jadi berarti kita memakai Home Design dan konsep orang lain. Belum tentu desain tersebut sesuai dengan keinginan dan gaya yang kita miliki. Lalu bagaimana agar bisa memiliki rumah yang menjadi idaman kita? Caranya dengan mengonsep, mendesain, dan membangun sendiri sebuah rumah.

Untuk membangun rumah mulai dari konsep, desain, dan sebagainya , diperlukan perancang bangunan (Design Architect) yang bisa mentransfer ide dan keinginan kita ke dalam sebuah rancangan bangunan. Dengan memilih seorang arsitek yang benar-benar berkualitas, gambaran tentang sebuah rumah ideal (Home Design Architect) yang ada dalam pikiran kita bisa menjadi kenyataan.

Seorang Design Architect bertugas merancang segala sesuatu yang berkaitan dengan rancang bangunan hingga akhirnya menjadi sebuah bangunan. Di sini sudah termasuk proses pengawasan hingga bangunan jadi.

Tugas arsitek bermula dari permintaan atau pesanan klien. Mereka kemudian mengonsep permintaan (3D Design Architect) dan keinginan klien itu ke dalam sebuah rancangan yang didasarkan pada standardisasi ilmu arsitektur. Pada proses ini arsitek akan memberikan saran kepada klien tentang bentuk bangunan yang sesuai dengan keinginan dan kondisi tekstur tanahnya.

Ketika hasil rancangan tersebut disetujui oleh klien, maka ada kontrak kerja dengan klien guna memvisualisasikan rancangan itu dengan 3D Design Architect hingga menjadi sebuah bangunan utuh. Pada kontrak tersebut tertera segala aturan main mengenai proses pembuatan bangunan.

Memilih arsitek yang bisa menerjemahkan keinginan Home Design Architect kita tentu tidak mudah. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum memilih arsitek yang akan membuat konsep rumah atau bangunan Anda.

1. Kenali macam-macam gaya arsitektur untuk diwujudkan dalam rumah Anda. Anda bisa memilih Home Design gaya global, seperti gaya Eropa, Timur Tengah, atau gaya Jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya.

Setelah menentukan gaya apa, barulah Anda memilih seorang arsitek yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang Anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang Anda kehendaki, makin mudah bagi arsitek untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan.

2. Setiap arsitek, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali berbagai karya arsitek yang hendak Anda pilih. Tentukan pilihan pada arsitek yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang Anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah idaman Anda.

3. Arsitek yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya Anda ke dalam sebuah rancangan. Jika Anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitek, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara Anda dengan sang arsitek. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pemikiran agar arsitek benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan Anda.

rumahbalidwipayana.blogspot.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang