Tampilkan postingan dengan label olahraga renang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga renang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2009

Kolam Renang Untuk Kaum Muslimah


Memiliki kolam renang di rumah memang mengasikkan, namun ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan jika anda ingin membangun sebuah kolam renang atau water boom. Faktor tersebut antara lain adalah letak, desain kolam, konstruksi water boom, landscaping, cahaya (lighting) dan tentunya faktor keamanan untuk anda yang sangat mementingkan privasi dan proteksi.

Tahap desain merupakan inti pengembangan kolam renang. Dengan desain yang optimal, konstruksi dapat berjalan efisien dan pemanfaatan kolampun menjadi maksimal. Dari sisi desain, kolam renang berbentuk persegi empat adalah yang paling efektif karena menunjang kenyamanan pemakaian kolam water boom, serta menghemat lahan. Bentuk yang sederhana ini bisa dieksplorasi dengan sistem overflow, sehingga air tidak hanya diam tapi mengalir terus melewati bibir kolam renang.

Desain kolam renang atau desain water boom juga perlu disesuaikan dengan konsep desain bangunan utama agar keseluruhan konsep hunian yang telah ditetapkan tetap terjaga. Yang juga perlu diperhatikan adalah: pemakai kolam jangan sampai mudah terpeleset atau terbentur, kolam water boom mudah kotor karena lingkungan sekitarnya tidak dibina dan kolam untuk anak tidak boleh dibuat terlalu dalam.

Salah satu contoh masalah yang cukup sering terjadi dalam pembangunan kolam atau water boom adalah pecah atau lepasnya keramik-keramik penutup dinding kolam. Pada kolam berukuran besar, umumnya setelah terisi air, kolam tidak boleh dikosongkan lagi. Hal ini untuk menjaga agar tekanan pada dinding kolam dari arah luar, diimbangi oleh tekanan air dari sisi dalam, sehingga struktur kolam tetap terjaga. Oleh karena itu, bila kemudian misalkan keramik di dasar kolam terlepas, maka akan sulit untuk diperbaiki. Padahal bila tidak diperbaiki dapat membahayakan pemakai kolam atau paling tidak merusak keindahan kolam

Http://www.solusibangunanmu.com

Kamis, 27 Agustus 2009

Kejadian Unik Olahraga Renang


Renang telah dikenal sejak masa prasejarah. Lukisan dari Jaman Batu telah ditemukan di dalam “gua para perenang” dekat Wadi Sora (atau Sura) dibagian barat-daya Mesir. Referensi tulisan yang berasal dari 2000 tahun sebelum masehi, termasuk Gilgamesh, Iliad, dan Odyssey, Injil (Ezekiel 47:5, Perjanjian 27:42, Isaiah 25:11, Beowulf, dan hikayat lainnya). Pada tahun 1538 Nicolas Wynman, Profesor bahasa berkebangsaan Jerman, menulis buku renang pertama kali, “Colymbetes”. Kompetisi renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800, sebagian besar menggunakan gaya dada.

Gaya bebas, yang kemudian disebut the trudgen, diperkenalkan pada tahun 1973 oleh John Arthur Trudgen, menirunya dari Orang Amerika asli. Renang menjadi bagian dari pertandingan Olympiade modern yang pertama tahun 1896 di Atena. Pada tahun 1902 the trudgen diperbaharui oleh Richard Cavill, menggunakan sentakan mengibas. Pada tahun 1908, asosiasi renang sedunia, Federasi Renang Amatir International (FINA/ Federation Internationale de Natation de Amateur) dibentuk. Gaya kupu-kupu pertama kali merupakan variasi dari gaya dada, sampai akhirnya ia diterima sebagai gaya yang terpisah pada tahun 1952

Ada dua tambahan pertandingan renang yang tidak biasa (meskipun cukup umum pada waktu itu), hambatan pelaksanaan renang di sungai Seine (berenang bersama arus), dan perlombaan renang didalam air. 4000 m gaya apa saja dimenangkan oleh John Arthur Jarvis dengan catatan waktu dibawah satu jam, perlombangan renang Olimpiade terpanjang yang pernah diadakan di water boom. Gaya punggung juga diperkenalkan pada pertandingan Olimpiade di Paris, demikian juga halnya dengan polo air. Klub Renang Osborne dari Manchester mengalahkan team klub dari Belgia, Perancis dan Jerman dengan sangat mudah.

Gaya Trudgen dikembangkan oleh guru renang dan perenang Australia keturunan Inggris bernama Richard (Fred, Frederick) Cabill. Seperti Trudgen, dia memperhatikan penduduk asli dari kepulauan Solomon, menggunakan gaya bebas. Namun berbeda dengan Trudgen, dia melihat tendangan mengibas, dan mempelajarinya dengan seksama. Dia menggunakan sentakan mengibas yang baru ini dari pada gaya dada atau tendangan menggunting dari Trudgen.

Dia menggunakan gerakan ini pada tahun 1902 di Kejuaraan Internasional di Inggris untuk menciptakan rekor dunia yang baru dengan berenang di luar gaya yang dilakukan oleh semua perenang Trudgen pada 100 yard dengan catatan waktu 0:58.4 (beberapa sumber mengatakan bahwa itu adalah anaknya dalam catatan waktu 0:58.8). dia mengajarkan gaya ini kepada keenam anaknya, masing-masing nantinya menjadi perenang kejuaraan, silakan anda lihat keterangan lebih lanjut di water boom

http://www.maharanisportclub.com dan http://ch1ples.wordpress.com

Gaya Renang


Kolam renang atau water boom adalah suatu konstruksi buatan yang dirancang untuk diisi dengan air dan digunakan untuk berenang, menyelam, atau aktivitas air lainnya. Kolam renang pribadi adalah simbol status bagi pemiliknya, karena membutuhkan banyak tempat dan biaya perawatan yang besar. Kolam renang umum biasanya adalah bagian dari pusat kebugaran jasmani atau taman rekreasi, dengan fasilitas-fasilitas lainnya meliputi sauna, lapangan olahraga (squash, tenis, dll) dan rumah makan. Untuk menjernihkan dan mendisfeksi air biasanya digunakan kaporit.

Perumahan Islami: Dari Kaligrafi sampai Kolam Renang Muslim

KOMPAS.com — Sejatinya, apa itu perumahan dengan nuansa Islami? Banyak pengembang mewujudkan konsep Islami ini dalam bentuk dan desain rumah. Contoh, dinding rumah bertabur ukiran kaligrafi, mushala di dalam rumah, ada keran khusus untuk berwudhu, hingga kamar mandi yang tak boleh menghadap kiblat.

Sementara itu, PT Mustika Hadiasri, pengembang Villa Ilhami, mewujudkan konsep water boom Islami lewat arah rumah yang semua menghadap ke kiblat. Jadi, “Penghuni tidak perlu geser kiri-kanan jika ingin menyesuaikan kiblat,” kata Dedi Mustofa, Manajer Promosi Villa Ilhami.

Namun, fasilitas perumahan juga tidak boleh sembarangan. Menurut Nasrullah, Direktur Utama CV Fadillah Utama Berkat, pengembang The Orchid Reality, perusahaan properti mesti serius membangun segala fasilitas yang menunjang rumah Islami.

The Orchid Realty, misalnya, menyediakan fasilitas pendidikan bernapaskan Islam. “Harus ada sekolah atau pendidikan Islami. Kami juga menyediakan tempat belajar Al Quran,” ujar Nasrullah. Yang juga wajib dihadirkan di kompleks perumahan Islami sudah barang tentu masjid

properti.kompas.com