Tampilkan postingan dengan label persiapan pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label persiapan pernikahan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2009

Apa yang Harus Ditanyakan kepada Wedding Planner?

1. Apakah Anda pernah bekerja dengan vendor-vendor atau pun gedung yang saya ingini? Apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tempat tersebut?

Pertanyaan ini akan memberikan sekilas tentang selera dan cara pandang si perencana pernikahan. Jika mereka tak suka dengan pilihan Anda dan menawarkan yang jauh berbeda dengan pilihan Anda, kemungkinan terbesar mereka tidak cocok dengan Anda. Namun, jika mereka menawarkan opsi lain yang lebih bagus, lebih murah, dan memberikan ide yang sejalan dengan ide Anda, ini bisa jadi ‘jodoh’-nya. Biarpun ia menyukai dan setuju dengan semua pilihan Anda, sebaiknya ketahui alasan ia menyukainya untuk melihat apakah memang ia paham tentang apa yang ia lakukan.

2. Kira-kira sudah berapa kali Anda menangani pernikahan yang memiliki budget sama dengan saya?

Penting untuk diketahui, apakah si perencana pernikahan ini sanggup menjalani dan membantu Anda supaya biaya-biaya tidak membengkak. Jika ia hanya terbiasa menangani klien yang memiliki anggaran dua kali lipat dari anggaran Anda, bisa jadi mereka tak memiliki hubungan dengan vendor-vendor yang sesuai dengan kisaran anggaran Anda.

3. Siapa vendor florist, band, katering, dan penyedia jasa lainnya yang paling Anda senangi?

Cek portofolio hasil kerjanya di pernikahan-pernikahan sebelumnya. Ini akan memberikan Anda bayangan untuk membayangkan hasil kerjanya. Perhatikan juga dengan dekorasi pelaminan, kue pengantin, maupun jenis undangan unik untuk pernikahan Anda, dll.

4. Sejauh mana saya bisa ikut ambil andil dalam pernikahan ini? Apa saja yang akan menjadi kewajiban saya?

Sebelum acara dimulai, Anda perlu tahu apa saja yang menjadi bagian Anda dan perlu diketahui keputusan terakhir ada di tangan siapa. Apakah ada di tangan Anda, ibu Anda, mertua, atau justru si perencana pernikahan?

5. Rata-rata, berapa banyak acara pernikahan yang Anda tangani dalam sebulan? Berapa banyak staf yang dimiliki dan apa saja kualifikasi mereka?

Banyak pekerja perencana pernikahan melakukannya hanya sebagai hobi, jadi penting untuk memastikan mereka merancang pernikahan Anda serius.

6. Seberapa sering Anda ingin bertemu dengan saya sebelum pernikahan? Dari pukul berapa hingga pukul berapa Anda akan bekerja pada hari pernikahan nanti?

Jika komunikasi yang sering penting untuk Anda, maka jangan pilih planner yang berpikir bahwa dengan bertelepon tiga kali seminggu saja cukup untuk menyelenggarakan pernikahan. Jika perencana pernikahan ini memiliki struktur perusahaan yang rumit, pastikan siapa yang akan menangani pernikahan Anda. Langsung dengan si atasan atau kepada asistennya?

7. Boleh saya lihat daftar vendor dan klien-klien Anda? Keberatankah Anda jika saya menghubungi beberapa dari mereka?

Referensi dari klien amat penting. Lihat seberapa banyak pujian yang datang dari mereka tentang si perencana pernikahan. Para vendor tak memiliki ikatan yang kuat dengan si perencana dan mereka bisa lebih leluasa mengobservasi si perencana pernikahan. Para vendor juga bisa membandingkan si perencana pernikahan dengan yang lainnya.

8. Berapa biaya jasa yang Anda kenakan? Apakah ada tarif rata? Apakah ada biaya-biaya tambahan? Apa saja biaya-biaya yang harus saya tanggung?

Ketahuilah, sejak awal biaya-biaya apa saja yang akan dikenakan pada Anda. Tiap perencana pernikahan memiliki metode penarifan berbeda.

www.kompas.com

Kamis, 17 September 2009

Desain Pesta Pernikahan



Semua pasangan pengantin pasti setuju bila dikatakan bahwa hari pernikahan adalah saat-saat yang paling berkesan dalam hidup mereka. Bukan saja pada hari itu mereka menjadi raja dan ratu sehari, tetapi itu merupakan langkah awal dalam menapak perjalanan panjang menuju kebahagiaan bersama pasangan yang dicintai. Tentunya para calon pasangan pengantin telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan wedding planning dan segala sesuatu demi kelancaran pada hari pernikahan, namun mungkin saja ada yang terlewatkan.
Di bawah ini ada beberapa tips yang berguna bagi anda dalam mempersiapkan berbagai keperluan pernikahan. :

1. Setelah diputuskan tanggal pernikahan, segeralah membentuk panitia pernikahan dengan lima divisi meliputi :
  • Seksi acara, undangan dan konsumsi;
  • Seksi dokumentasi, ijin pesta, surat nikah, kado dan sebagainya;
  • Seksi gedung, sound system, dekorasi, lampu dan pelaminan
  • Seksi protokoler, pagar ayu dan buku tamu;
  • Seksi keuangan (lebih baik dari keluarga sendiri).
  • Sebaikanya kalo anda meminta bantuan dari wedding organizer
2. Sebaiknya mulai mempersiapkan keperluan pernikahan anda pada hari h-365 hari.
3. Anda tidak perlu mencantumkan permohonan kado berupa uang pada undangan kawin, karena saat ini masyarakat umum sudah paham betul kalau mereka harus memberi uang sebagai kadonya.
4. Bila anda merasa sangat perlu untuk memberi nomor pada amplop kado yang diterima, sebaiknya jangan dilakukan di depan tamu yang bersangkutan karena kurang sopan.
5. Undangan kepada teman-teman dekat cukup berupa pemberitahuan secara lisan atau lewat telepon/faksimili.
6. Dahulukan pengiriman undangan kepada kerabat/orang yang dituakan.
7. Bentuk undangan tidak perlu aneh-aneh karena trend saat ini adalah simple, yang penting indah serta mudah dibaca.
8. Walaupun bukan suatu keharusan, sebaiknya sediakan souvenir kepada para tamu sebagai ucapan terimakasih.
9. Untuk tamu undangan dari luar kota, ada baiknya anda ikut memikirkan tempat menginap bagi mereka, tidak perlu haris menginap di hotel, mungkin bisa di rumah sendiri.
10. Persiapkan kamar pengantin anda dan juga
makeup wedding harus siaga. Arang-barang yang harus ada di dalam kamar pengantin adalah tempat tidur besar, meja rias, bangku serta meja bila memungkinkan lemari pakaian sementara b isa diganti dengan kapstok (gantungan pakaian).

Dukung kampanye stop dreaming start action


http://www.f-buzz.com

Kamis, 10 September 2009

Persiapan Menjelang Pesta Pernikahan

6-12 Bulan Sebelum Hari-H

1. Tetapkan hari dan tanggal pernikahan

2. Tentukan anggaran dan gaya pernikahan yang diinginkan

3. Tentukan jumlah tamu yang akan ***ndang

4. Pesan tempat untuk resepsi

5. Buat daftar tamu

6. Tentukan pengiring wanita, pengiring pria dan pengiring-pengiring lainnya

7. Temui dan kunjungi desainer, tentukan dan pilih gaun pengantin

8. Pilih dan pesan catering

9. Putuskan tujuan honeymoon, lakukan pemesanan tempat dan transportasi

4-5 Bulan Sebelum Hari-H

1. Selesaikan daftar tamu

2. Hubungi pastur / pendeta, tentukan waktu dan tempat perkawinan

3. Pilih dan pesan kartu undangan

4. Tentukan tema warna gaun yang akan dikenakan serta bunga-bunga dekorasi

5. Beritahukan kepada Ibu dan calon mertua agar mereka merencanakan gaun yang akan dikenakan sesuai dengan tema warna yang dipilih

6. Pilih dan beli/sewa gaun untuk pengiring pengantin wanita

7. Pilih model jas untuk pengantin pria dan pengiringnya

8. Pilih dan tentukan dekorasi pelaminan / ruang pesta

9. Pilih dan hubungi photographer, baik untuk studio, liputan dan video

10. Pilih dan pesan kendaraan pengantin dan panitia

11. Pilih dan pesan kue pengantin

12. Booking MC dan music pengiring

13. Pesan cincin kawin

2-3 Bulan Sebelum Hari-H

1. Ambil formulir pendaftaran pernikahan, dan siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan

2. Lakukan pengecekan kesehatan pra-nikah

3. Konfirmasikan honeymoon (buat paspor bila perlu)

4. Hubungi desainer untuk waktu mengepas gaun

6-8 Minggu Sebelum Hari-H

1. Tulis dan atur pengiriman undangan

2. Selesaikan menu katering dari pihak yang mengurus makanan

3. Pesan minuman anggur untuk resepsi jika dikehendaki

4. Siapkan bingkisan untuk para pengiring

5. Kunjungi penata rambut, putuskan model yang diinginkan. Booking untuk hari pernikahan.

6. Lakukan test make-up

7. Tentukan musik pengiring pernikahan, konsultasikan dengan MC dan pemain musik

4-5 Minggu Sebelum Hari-H

1. Kirim kartu undangan

2. Ambil pesanan cincin kawin, pastikan grafir inisialnya benar

3. Pesan traveller cheque/mata uang asing untuk honeymoon

2-3 Minggu Sebelum Hari-H

1. Susun jadwal acara pernikahan, gandakan dan berikan masing-masing: keluarga pengantin, para pengiring, panitia, supir, petugas photo dan video

2. Konfirmasikan jumlah undangan dan hal-hal lain yang diinginkan kepada pengurus gedung dan catering

3. Konfirmasikan semua pesanan dan detail untuk bunga, sewa kendaraan, photographer, dekorasi, kue, mobil, pemain musik dan lainnya.

4. Mencoba gaun pengantin lengkap dengan aksesorisnya.

5. Periksa ukuran, kenyamanan dan lainnya, bila ada yang harus disempurnakan. Biasakan menggunakan sepatu yang akan digunakan di hari pernikahan agar terasa lebih nyaman

6. Siapkan barang-barang yang akan dibawa ke rumah baru

7. Lakukan facial dan lulur ke ahlinya.

1 Minggu Sebelum Hari-H

1. Bersantailah, yakinkan semuanya akan beres

2. Berkemas untuk honeymoon, lengkapi dan beli kebutuhan-kebutuhan yang muncul belakangan

3. Konfirmasikan sekali lagi semua pesanan yang telah dilakukan, sekedar untuk mengingatkan

www.resep.web.id

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Senin, 07 September 2009

Dekorasi Pesta Pernikahan





1. Susunan acara.
Rangkaian acara sebaiknya diadakan dalam satuhari saja dan ada baiknya juga menggunakan jasa wedding organizer agar lebih teratur. Selai labih efisien dalam waktu, juga jelas sangat menghemat biaya.

2. Jumlah tamu.
Utamakan sanak keluarga dan sahabat dekat sebagai undangan. Hitung juga total tamu yang diperkirakan akan datang. Perhitungkan jika satu uandangan berlaku untuk 2 orang atau lebih. Ini akan berpengaruh kepada catering pesanan makanan.

3. Lokasi
pernikahan. Menyewa hotel sebagai lokasi pernikahan akan lebih mudah karena mereka menawarkan paket lengkap, mulai dari ruangan resepsi, penyediaan makanan, dekorasi standar hingga kamar pengantin untuk honeymoon. Anda tinggal mencari hotel yang menawarkan paket yang sesuai dengan kebutuhan anda. Tapi jika hotel bukan pilihan, maka anda bisa mencari masjid atau gereja yang memiliki aula cukup luas sebagai ruangan resepsi.

4. Kartu undangan.
Lupakan kartu undangan nikah dengan detil meriah seperti pita, strawboard, emboss dan leminating atau varnish karena finishing cetakan yang rumit akan membuat harga cetak undangan jadi lebih mahal. Pilihlah desain simple dengan paduan maksimal 2 warna sehingga akan menghemat ongkos cetak. Minta desainer undangan untuk mendesain kartu yang ukurannya tidak terlalu besar dengan menggunakan pilihan kertas produksi dalam negeri. Cetak undangan lebih banyak dari jumlah undangan yang akan disebarkan sebagai persediaan (cadangan). Karena biasanya mendekati hari-h daftar undangan akan bertambah.

5. Souvenir.
Cari ide wedding souvenir yang bisa menggunakan sisa kertas cetakan kartu undangan. Misalnya dalam bentuk kalender, postcard, notebook atau puisi.

6. Catering.
Tentukan budget maksimal yang bisa dianggarkan. Pilih catering yang menjadi langganan sahabat atau keluarga sehingga bisa diajak berdiskusi. Sebutkan budget yang ada untuk catering dan minta bantuan untuk pilihan menu makanan.

7. Penata rias.
Pilih tema riasanyng akan digunakan di hari pernikahan, apakah tradisional ataukan internasional (modern). Pilih penata rias yang sesuai, jelaskan dengan terperinci tiap detil yang ada, bila perlu beri contoh make-up yang ada di majalah ata foto. Tidak perlu ada proses mencoba make-up karena anda akan dikenai biaya tambahan. Lagi pula tentu akan lebih exciting melihat bayangan diri anda pertama kali dengan make-up pengantin di hari pernikahan.

Dukung kampanye
stop dreaming start action



Tipsanda.com

Tips Pesta Pernikahan



Ini adalah tips-tips kecil yang saya peroleh dari pesta perkawinan saya sendiri (yang standar). Semoga berguna bagi yang hendak menyelenggakan pesta pernikahan (yang juga standar).

1. Jangan khawatir tentang mobil pengantin. Percayalah, para tamu tidak akan sadar bila tidak ada mobil pengantin berhias pita di depan gedung pesta Anda.
2. Kalaupun Anda naik mobil pengantin, pastikan atap mobilnya cukup tinggi. Paling tidak hiasan kepala Anda tidak menyentuh atap mobil.
3. Jangan cemas bila Florist Decorationnya palsu. Orang-orang juga tidak memerhatikan ini. Seandainya mereka tahu, toh itu sudah biasa. Mereka sadar pernikahan itu memang penuh kepalsuan (bunga palsu, bebek palsu, dan bulu mata palsu).
4. Daripada menghabiskan uang untuk mobil dan bunga, belanjakanlah uang Anda untuk MAKANAN seperti Chocolate Wedding! Bila makanan di pesta Anda tidak enak apalagi nggak cukup, dijamin para tamu akan membicarakannya selama bertahun-tahun setiap ada pesta pernikahan.
5. Sewa fotografer candid camera. Anda nggak pengin kan foto pernikahan Anda sangat standar-membosankan dengan gambar orang-orang berdiri berjajar kaku coba deh liat disini Parcel Lebaran.
6. Jangan mengadakan pesta pas ‘musim kawin’ (di Jawa ini berarti bulan Syawal dan bulan Besar), selain sumbangan lebih sedikit, tamu-tamu mungkin absen karena menghadiri pesta lain yang lebih keren di saat yang sama.
7. Kalau bisa sih jangan pas musim hujan (kalau pas musim hujan, pastikan seluruh make up Anda waterproof).
8. Tidak ada pesta yang sempurna, jadi bila bros Anda copot atau tamu Anda menyumbang lagu dengan suranya yang supersember, santai saja. Itung-itung latihan karena setelah pesta pernikahan, Anda bakalan menghadapi pernikahan yang juga tidak sempurna.


Dukung kampanye stop dreaming start action



http://kenterate.multiply.com