Tampilkan postingan dengan label benda antik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benda antik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 September 2009

Ajari Anak Bermain Musik

Untuk mengajarkan anak cinta musik, Anda tak perlu harus jadi maestro untuk hal itu. Cukup ciptakan lingkungan yang mencintai musik. Caranya?

* Bernyanyilah bersama si kecil
Setiap kali mendengar nyanyian di radio, tape, atau teve, ikutlah bersenandung. Tak usah khawatir jika suara Anda sumbang, serak, atau tak hapal syairnya. Yang paling penting, buat interaksi musik ke diri anak dan tunjukkan bahwa Anda mencintai musik. Dengan ikut bersenandung atau bersiul, itu sudah merupakan musik merdu di telinga si kecil.

* Hidup bersama musik
Nyalakan radio, tape, atau CD. Biasakan mereka mendengar musik, menari dengan musik, dan ciptakan segala aktivitas dengan musik. Jadikan musik sebagai bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak Anda.

* Mainkan segala jenis musik
Anak-anak dapat menerima segala macam jenis musik. Dengan mendengarkan berbagai macam penyanyi dan ragam lagu, berarti Anda sudah melakukan stimulasi untuk menciptakan lingkungan yang musikal. Selain itu, anak juga akan mengetahui kekayaan khasanah musik.

* Ikut Bernyanyi
Bernyanyilah atau siulkan nada-nada awal dari sebuah nyanyian yang dikenal si kecil. Ajak anak untuk melanjutkan atau menyelesaikan kalimat dari lagu tersebut.

* Menonton pertunjukan
Ajak anak menonton pertunjukan atau konser untuk anak-anak seperti operet, balet, atau drama musikal. Dan juga jalan-jalan di Toko Musik

* Sediakan bacaan tentang musik
Bacakanlah cerita tentang riwayat hidup musisi terkenal. Selain isi cerita yang menarik, juga bisa menggugah semangat anak untuk makin mencitai musik.

* Ikutkan Les privat musik atau di sebuah sekolah musik
Daftarkanlah anak pada kursus musik atau olah vokal. Di situ, anak akan dilatih bernyanyi, menari, sambil sekaligus belajar mengenal alat-alat musik (Sewa Sound System) yang sederhana. Jika anda ingin Anak lebih terpantau perkembangannya dapat dengan memilih les privat musik, guru datang ke rumah Anda

* Menari diiringi musik
Hampir tak ada anak yang tak suka menari. Biasanya mereka menyanyi sambil menari, bahkan berteriak sambil menggerak-gerakkan badannya.

* Unjuk Kebolehan
Jika anak Anda belajar main piano (Benda Antik) atau alat musik lainnya, mengapa tidak diminta tampil untuk menunjukkan kebolehannya?
Mintalah ia mendemonstrasikan kebolehannya di hadapan nenek-kakeknya dan keluarga besarnya. Buatlah rekaman video dari pertunjukan ini dan berikan sebagai hadiah spesial kepada kakek dan neneknya.

Dengan cara seperti itu, si anak akan merasa bangga dan terpacu untuk lebih mencintai musik.

kursus-privat.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Rabu, 09 September 2009

Pilihan Berbelanja di Pasar Pagi Depok

Laksana kran air yang lama tertahan alirannya, setiap Minggu pagi di Jalan Raya Juanda Depok sepanjang 2,5 km, dipenuhi tak kurang dari 3000an orang. Mereka datang dengan berjalan kaki sambil berolah raga, atau bersepeda motor bersama anak, istri atau suaminya, bahkan tak jarang menggunakan kendaraan mewah sambil dikemudikan perlahan-lahan.

Kesibukan rutin yang dimulai sekitar jam 5 sampai jam 10an ini tak lain hasil interaksi sebagian warga Depok dengan para pedagang beserta aneka dagangannya : pecel madiun, pakaian anak dan dewasa, bubur ayam , Baby Flashcards hingga soup souffle ala bintang 5, motor kredit baru maupun bekas, handphone murah yang sedang promosi, bahkan lemari es dan televisi besar yang biasa tersedia di Hypermarket.

Tak berlebih bila Schopenhauer, filsuf Jerman, menyebut bahwa tindakan manusia bukanlah sekedar olahan terangnya rasio. Tindakan manusia merupakan cermin kehendaknya yang sering bekerja menelusuri lorong-lorong ketaksadaran mereka. Sehingga tak peduli dengan keterbatasan penghasilan atau tekanan akibat tingginya harga minyak goreng, manakala kehendak meruyak, melangkahlah kaki mengikuti kehendak.

Demikian pula dengan Freud, Sang Psikoanalis, dengan terang menyebutkan, manakala kehendak tersumbat ke ruang-ruang bawah sadar akibat aneka penyebab, nilai-nilai abstrak maupun nilai-nilai akibat keterbatasan yang tercipta oleh keadaan ekonomi, sosial, politik, dengan sedikit terbukanya katup maka meluaplah dorongan rasa menemui penyalurannya.

Mal-mal, hypermarket megah maupun berbagai pilihan tempat berbelanja yang baru, rupanya tak mampu menyentuh kebutuhan masyarakat luas di Depok. Mereka merasakan adanya jarak yang sangat tak terjangkau untuk nikmati kemewahan yang tersedia. Harga yang mahal, kebutuhan yang palsu layanan-layanan ramah semata demi merogoh persedian kantong lebih banyak, atau sambutan formal tak manusiawi para satpam yang leluasa memeriksa-memeriksa isi tas pengunjung demi alasan keamanan.

Dengan Pasar Minggu Pagi Depok ini, semua hasrat konsumsi mudah memperoleh penyalurannya. Yang berbekal uang cekak bisa puas dengan semangkok bubur ayam, yang datang dengan dana lebih banyak, bisa dapat kaos Adidas KW I tapi keren dan yang dananya lebih besar lagi, bisa bawa pulang handphone baru harga pabrik. Segala macam Obat Kutil Dan obat kulitpun ada. Semua puas, semua girang. Dan soal aturan, tak perlu khawatir: tak bakal ada satpam yang berhak mengaduk-aduk isi tas pengunjung. Pokoknya semua ada barang aneh & Barang Langka juga ada.

Dengan gambaran ini, rasanya pengembang tak perlu lagi repot bikin feasibility study yang mahal harganya tapi sering didandani datanya, demi memksakan pembangunan sebuah mall baru, yang ujung-ujungnya memaetkan jalan raya. Rakyat sudah tahu kebutuhan dan kemampuan belinya. Pemegang kekuasaan birokrasi tinggal menata interaksi pedagang dan konsumen lebih nyaman. Semua untung-semua senang. Tanpa gembar-gembor launching dan promosipun, pasar yang tak menelan APBD untuk pengadaannya, ini berhasil dikunjungi ribuan orang, dan bayangkan berapa ratus juta per minggu transaksi yang dihasilkan ?

wikimu.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang